Daftar isi
Diantara kalian pasti ada yang mengetahui, atau setidaknya pernah mendengar bahwa perbandingan antara lautan dan daratan adalah 70:30. Hal itu belum dihitung jika es di kutub utara dan selatan mencair, maka angka itu dapat berubah mungkin menjadi sekitar 80:20 atau bahkan 90:10. Dan mungkin pernah ada diantara kalian yang bertanya-tanya nih guys, kenapa manusia tidak bisa hidup di lautan ya?
Mungkin memang sepintas ide itu cukup menarik, jika manusia bisa hidup di dasar laut, maka kita tidak perlu lagi takut akan kehabisan lahan untuk tinggal. Namun apakah kalian pernah membayangkan lebih jauh mengenai dampak-dampak yang terjadi jika memang suatu saat nanti teknologi ditemukan dan manusia bisa tinggal di dasar laut: pertanyaan yang akan muncul, apa yang akan terjadi pada ekosistem laut ketika saat itu tiba?
Kita bakal susah banget nemuin laut yang warnanya biru. Semua bakal berubah jadi kecoklatan atau sejenisnya karena semua air laut udah tercemar. Saat manusia tinggal di daratan aja, udah ada banyak banget tuh air laut yang warnanya keruh gara-gara polusi, apalagi kalo manusia sampai tinggal di laut. Sampah pasti ada di mana-mana. Jangan harap ada air yang bersih. Airnya pasti penuh sama sampah yang nggak bisa diuraikan.
Menurut survei, 80% air limbah yang dihasilkan manusia kembali ke alam tanpa ada proses pemurnian. Tinggi banget kan berarti? Itu aja manusia masih beraktivitas di daratan loh. Kalo sampai semua manusia melakukan berbagai macam aktivitas dan kegiatan produksi di dalam laut, udah kebayang dong berapa banyak lagi air yang bakal tercemar polusi?
Ekositem laut nggak akan rusak kalo cuma ada predator jenis hewan. Kalo predatornya udah dalam bentuk manusia, pasti bakal lebih cepat rusak nih. Nggak cuma bikin polusi, manusia juga bisa mengekploitasi laut sampai parah dan akhirnya ada banyak spesies yang punah. Nggak cuma hewan laut, terumu karang dan segala jenis makhluk hidup laut yang diperlukan dalam ekosistem bisa aja punah dalam waktu singkat. Dengan begitu ekosistem bakal rusak.
Polusi itu nggak cuma dalam bentuk udara kotor atau air yang tercemar limbah. Ada juga yang namanya polusi suara. Ini adalah polusi di mana ada banyak anget kebisingan yang bikin orang jadi stres. Suaranya bisa berasal dari berbagai macam sumber. Misalnya aja mesin pabrik, suara kendaraan, bahkan suara hair dryer. Nah, semua kebisingan itu bakal ikutan dibawa sampai ke laut. Kebayang dong betapa ramainya laut kalo sampai itu terjadi.
Korea Selatan memang negeri yang belakangan menjadi terkenal karena K-pop dan K-dramanya, selain itu juga…
Sebenarnya apapun jenis olahraganya, asalkan dilakukan dengan baik dan benar pasti akan sama-sama mendatangkan manfaat…
Bagi sebagian pria, wanita yang tomboy cenderung lebih menarik daripada wanita biasa. Bagi pria yang…
Deja vu adalah suatu kejadian dimana kita yakin bahwa kita sedang mengalami atau menyaksikan suatu…
Banyak di antara kamu mungkin tak sadar, terkadang saat mencoba cara menurunkan berat badan dan…
Belakangan di media sosial santer mengabarkan soal kopi bening, atau yang diberi nama oleh pembuatnya…
This website uses cookies.